<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Grosir Kurma</title>
	<atom:link href="http://grosirkurma.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://grosirkurma.wordpress.com</link>
	<description>Jual Berbagai Jenis Kurma Import</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Aug 2011 02:49:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='grosirkurma.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Grosir Kurma</title>
		<link>http://grosirkurma.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://grosirkurma.wordpress.com/osd.xml" title="Grosir Kurma" />
	<atom:link rel='hub' href='http://grosirkurma.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sari Kurma Sahara</title>
		<link>http://grosirkurma.wordpress.com/2011/05/18/sari-kurma-sahara/</link>
		<comments>http://grosirkurma.wordpress.com/2011/05/18/sari-kurma-sahara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 May 2011 00:10:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakwandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sari Kurma]]></category>
		<category><![CDATA[sahara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirkurma.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini sudah tersedia juga Sari Kurma Sahara. Sari kurma Sahara memiliki banyak manfaat diantaranya: Mempercepat proses pemulihan demam berdarah (DBD) Meningkatkan kadar hemoglobin dan trombosit Sangat baik untuk ibu hamil, melahirkan dan menyusui Menambah nafsu makan anak Membantu perkembangan &#8230; <a href="http://grosirkurma.wordpress.com/2011/05/18/sari-kurma-sahara/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirkurma.wordpress.com&amp;blog=14493554&amp;post=11&amp;subd=grosirkurma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini sudah tersedia juga Sari Kurma Sahara. Sari kurma Sahara memiliki banyak manfaat diantaranya:</p>
<ol>
<li>Mempercepat proses pemulihan demam berdarah (DBD)</li>
<li>Meningkatkan kadar hemoglobin dan trombosit</li>
<li>Sangat baik untuk ibu hamil, melahirkan dan menyusui</li>
<li>Menambah nafsu makan anak</li>
<li>Membantu perkembangan sel otak pada bayi dan anak</li>
<li>Mengatasi anemia, lemah dan lesu</li>
<li>Berperan mencegah osteoporosis</li>
<li>Baik sebagai antioksidan dan anti bakteri</li>
<li>Memperlancar saluran kencing</li>
<li>Baik untuk pertumbuhan tulang<a name="more"></a></li>
<li>Mencegah penyakit stroke</li>
<li>Sebagai antibiotic alami</li>
<li>Baik untuk kekebalan tubuh</li>
<li>Penambah vitalitas suami istri</li>
<li>Mengeluarkan racun dan anti virus</li>
<li>Menurunkan kadar kolesterol darah.</li>
<li>Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah karena mengandung kalsium tinggi.</li>
</ol>
<p>Pemberian secara rutin dan teratur insyaAllah dapat mencegah berbagai penyakit di antaranya darah tinggi, demam, pilek, batuk, migren, sariawan, penyakit lever, asma, perut kembung, masuk angin, mencegah ejakulasi dini, menambah gairah sex, anti kanker, penambah stamina, panas dalam, lemah, lesu, sangat baik pula untuk bekam dan ruqyah.</p>
<p>Dapatkan sari kurma Sahara dengan harga grosir Rp 11.000,-/botol.</p>
<p>minimal pembelian 1 dus (24 botol)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirkurma.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirkurma.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirkurma.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirkurma.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirkurma.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirkurma.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirkurma.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirkurma.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirkurma.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirkurma.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirkurma.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirkurma.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirkurma.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirkurma.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirkurma.wordpress.com&amp;blog=14493554&amp;post=11&amp;subd=grosirkurma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirkurma.wordpress.com/2011/05/18/sari-kurma-sahara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50df1a34fe0a68d51be383a9809d1ff9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakwandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MAKAN TUJUH BUTIR KURMA AJWAH DAPAT MENANGKAL RACUN DAN SIHIR</title>
		<link>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/makan-tujuh-butir-kurma-ajwah-dapat-menangkal-racun-dan-sihir/</link>
		<comments>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/makan-tujuh-butir-kurma-ajwah-dapat-menangkal-racun-dan-sihir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 15:31:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakwandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Khasiat Kurma]]></category>
		<category><![CDATA[khasiat kurma ajwa]]></category>
		<category><![CDATA[kurma ajwa]]></category>
		<category><![CDATA[sihir dan kurma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirkurma.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Abu Zubair Zaki Rakhmawan Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, diriwayatkan hadits dari Shahabat Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau pernah bersabda. “Artinya : Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, &#8230; <a href="http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/makan-tujuh-butir-kurma-ajwah-dapat-menangkal-racun-dan-sihir/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirkurma.wordpress.com&amp;blog=14493554&amp;post=9&amp;subd=grosirkurma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>Oleh<br />
Abu Zubair Zaki Rakhmawan</strong></p>
<p>Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, diriwayatkan hadits dari  Shahabat Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,  bahwa beliau pernah bersabda.</p>
<p>“Artinya : Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi  hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir” [1]</p>
<p>Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullaah menukilkan perkataan  Imam Al-Khathabi tentang keistimewaan kurma Ajwah : “Kurma Ajwah  bermanfaat untuk mencegah racun dan sihir dikarenakan do’a keberkahan  dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap kurma Madinah  bukan karena dzat kurma itu sendiri” [2]<span id="more-9"></span></p>
<p>Hadits ini mempunyai banyak sekali kandungan faedahnya, sebagaimana  yang dituturkan oleh Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullaah dalam kitabnya  ‘Ath-Thibb An-Nabawi’ [3] : “Al-Maf’uud adalah sakit yang menyerang  bagian liver (hati)[4]”. Dan kurma memiliki khasiat yang menakjubkan  untuk menyembuhkan penyakit ini (dengan izin Allah), terutama sekali  kurma dari Madinah, khususnya jenis Ajwah. (Pembatasan pada) jumlah  tujuh itu juga mengandung khasiat yang hanya diketahui rahasianya oleh  Allah.</p>
<p>Kurma adalah jenis nutrisi yang baik, terutama bagi orang yang  makanan sehari-harinya mengandung kurma seperti penduduk Madinah. Begitu  juga kurma adalah makanan yang baik bagi orang-orang yang tinggal di  daerah panas dan agak hangat namun memiliki temperatur tubuh yang lebih  dingin.</p>
<p>Bagi penduduk Madinah, tamr (kurma yang kering) merupakan makanan  pokok sebagaimana gandum bagi bangsa-bangsa lain. Juga, kurma kering  dari daerah Aliyah di Madinah merupakan salah satu jenis kurma terbaik  sebab rasanya gurih, lezat dan manis. Kurma termasuk jenis makanan, obat  dan buah-buahan, kurma cocok dikonsumsi oleh hampir seluruh manusia.  Dapat berguna untuk memperkuat suhu tubuh alami, tidak menimbulkan  reduksi timbunan ampas yang merusak tubuh seperti yang ditimbulkan oleh  berbagai jenis makanan dan buah-buahan. Bahkan bagi yang sudah terbiasa  makan kurma, kurma dapat mencegah pembusukan dan kerusakan makanan yang  berefek negatif terhadap tubuh.</p>
<p>KURMA AJWAH BERASAL DARI SURGA DAN DAPAT MENGOBATI RACUN<br />
Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.</p>
<p>“Artinya : Kurma Ajwah itu berasal dari Surga, ia adalah obat dari  racun” [4]</p>
<p>Imam Ibnul Qayyim memberikan komentar terhadap hadits tersebut, “Yang  dimaksud dengan kurma Ajwah disini adalah kurma Ajwah Al-Madinah, yakni  salah satu jenis kurma di kota itu, dikenal sebagai kurma Hijaz yang  terbaik dari seluruh jenisnya. Betuknya amat bagus, padat, agak keras  dan kuat, namun termasuk kurma yang paling lezat, paling harum dan  paling empuk” [5]</p>
<p>Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, bahwasanya Rasulullah Shallallahu  ‘alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p>“Artinya : Sesungguhnya dalam kurma Ajwah yang berasal dari Aliyah  arah kota Madinah di dataran tinggi dekat Nejed itu mengandung obat  penawar atau ia merupakan obat penawar, dan ia merupakan obat penawar  racun apabila dikonsumsi pada pagi hari” [6]</p>
<p>PENYEBUTAN ANGKA TUJUH DALAM AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH<br />
Adapun khasiat dari tujuh butir kurma memiliki makna spiritual maupun  material sebagaimana yang terdapat dalam syari’at Islam.</p>
<p>Allah menciptakan langit dan bumi masing-masing tujuh lapis. Jumlah  hari dalam sepekan adalah tujuh. Manusia mencapai tahapan kesempurnaan  penciptaan dirinya ketika telah mencapai tujuh fase. Allah mensyariatkan  kepada para hamba-Nya untuk berthawaf tujuh putaran. Sa’i antara Shafa  dan Marwah juga sebanyak tujuh putaran. Melempar jumrah masing-masing  tujuh kali. Takbir shalat Ied di raka’at pertama juga tujuh kali.</p>
<p>Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p>“Artinya : Perintahkanlah mereka (anak-anak kalian) untuk shalat pada  usia tujuh tahun” [7]</p>
<p>Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sakit, beliau  memerintahkan agar kepalanya disiram dengan air sebanyak tujuh qirbah.  [8]</p>
<p>Allah pernah memberi kuasa kepada angin untuk mengadzab kaum ‘Aad  selama tujuh malam.</p>
<p>Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdo’a kepada Allah agar  memberikan pertolongan kepada kaumnya dengan tujuh masa sebagaimana yang  diminta oleh nabi Yusuf.[9]</p>
<p>Allah menggambarkan sedekah seseorang dilipatgandakan pahalanya  seperti tujuh batang pokok padi yang masing-masing berisi seratus butir  padi. [10]</p>
<p>Batang padi yang dilihat oleh sahabat nabi Yusuf dalam mimpinya  jumlahnya juga tujuh buah. Jumlah tahun saat mereka bercocok tanam juga  tujuh.</p>
<p>Pelipatgandaan pahala hingga tujuh ratus kali lipat atau lebih</p>
<p>Yang masuk surga dikalangan ummat ini tanpa hisab ada tujuh puluh  ribu orang.[11]</p>
<p>Disamping itu ada pula lafzh angka tujuh yang lain dalam Al-Qur’an  dan As-Sunnah yaitu, Allah berfirman.</p>
<p>“Artinya : Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut  (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah  (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat  Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” [Luqman ;  27]</p>
<p>“Artinya : Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan  ampun bagi mereka (adalah sama saja) kendatipun kamu memohonkan ampun  bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi  ampunan kepada mereka, yang demikian itu adalah karena mereka kafir  kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum  yang fasik” [At-Taubah : 80]</p>
<p>Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.</p>
<p>“Artinya : orang mukmin makan dengan satu usus manakala orang kafir  makan dengan tujuh usus” [12]</p>
<p>[Disalin dengan sedikit penyesuaian dari buku Kupas Tuntas Khasiat  Kurma Berdasarkan Al-Qur’an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan  Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rahmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin  Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah – Bogor, Cetakan Pertama,  Dzul Hijjah 1426H]<br />
__________<br />
Foote Note<br />
[1]. HR Al-Bukhari (no. 5769) dan Muslim (no. 2047) (155)), dari  Shahabat Sa’ad bin Abu Waqqash<br />
[2]. Fathul Bari Syarah Shahih Al-Bukhari oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar  Al-Asqalany (X/239), cet. Daar Abi Hayyan 1416H<br />
[3]. Diringkas dari Ath-Thib An-Nabawy oleh Imam Ibnu Qayyim  Al-Jauziyyah, hal. 121-123, cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, th.  1418H dan Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah  wal Ilmiyyah Al-Haditsah oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly, hal.  152-155 cet. Maktabah Al-Furqaan, th.1424H<br />
[4]. HR Ibnu Majah (no. 3453) Ahmad (III/48) dari Sahabat Jabir bin  Abdillah dan Abi Sa’id, demikian juga At-Tirmidzi dalam Sunnannya (no.  2066) dari Abu Hurairah. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam  Misykatul Mashaabiih (IV/164/4163), dimuat juga oleh Syaikh Salim bin  Ied Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif  Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 428), cet. Maktabah  Al-Furqaan, th.1424H<br />
[5]. Ath-Thibb An-Nabawy oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah (hal. 331),  cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, tah. 1418H<br />
[6]. HR Muslim no. 2048 dari Aisyah<br />
[7]. HR Ahmad (II/187), Abu Dawud (no. 494, 495), At-Tirmidzi (no. 407),  Ad-Darimi (I/333) dan Al-Hakim (I/201) dari Sahabat Sabrah. Dishahihkan  oleh Syaikh Al-Albani rahimahullaah dalam kitabnya, Shahih Jami’ush  Shaghir (no. 5867) dan Irwaa-ul Ghalil 9no. 247).<br />
Riwayat selengkapnya adalah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah  memerintahkan umatnya agar mengingatkan putra-putri mereka untuk  mendirikan shalat ketika telah berumur 7 tahun.<br />
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersbada, “Perintahkan anak  kamu shalat, ketika berumur 7 tahun. Dan apabila sudah berumur 10 tahun  belum shalat, pukullah dia”.<br />
[8]. Berdasarkan hadits riwayat Al-Bukhari (no. 4442), dari Aisyah  Radhiyallahu ‘anha. Dengan lafazh “Guyurkan kepadaku (air) tujuh qirbah”<br />
[9]. HR Al-Bukhari (no. 1006), dari Sahabat Abu Hurairah<br />
[10]. Sebagaimana firman Allah : “ Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan  oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa  dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-taip bulir  seratus biji. Allah meliput gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia  kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karuniaNya) lagi Maha Mengetahui”  [Al-Baqarah : 261]<br />
[11]. HR Al-Bukhari (no. 5707) dan Muslim (no. 220) dari Shahabat Ibnu  Abbas. Lafazhnya adalah : “..Dan akan masuk Surga tanpa hisab dari  mereka (umat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam) tujuh puluh ribu  orang”.<br />
[12]. HR Al-Bukhari (no. 5393), Muslim (no. 2060) dan yang lainnya dari  Sahabat Ibnu Umar, juga terdapat hadits dari Abu Hurairah dan Abu Musa.  Hadits ini tidak menunjukkan pada jumlah usus yang tujuh pada orang  kafir namun adalah permisalan (majaz) sebagaimana yang telah dijelaskan  oleh Al-Qaadhi Iyadh (yang dinukilkan oleh Imam An-Nawawy dalam Syarah  Shahiih Muslim (XXIII/24), cet. Daar Ibnu Haitsam) bahwa hadits ini  untuk menggambarkan bahwa orang kafir itu makan dan minumnya banyak,  sedangkan orang mukmin adalah sederhana dalam makan dan minum. Lihat  lengkapnya di Fathul Baari (IX/536-540)</p>
<p>Sumber : http://www.almanhaj.or.id/content/2229/slash/0</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirkurma.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirkurma.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirkurma.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirkurma.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirkurma.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirkurma.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirkurma.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirkurma.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirkurma.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirkurma.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirkurma.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirkurma.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirkurma.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirkurma.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirkurma.wordpress.com&amp;blog=14493554&amp;post=9&amp;subd=grosirkurma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/makan-tujuh-butir-kurma-ajwah-dapat-menangkal-racun-dan-sihir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50df1a34fe0a68d51be383a9809d1ff9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakwandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM MENGANJURKAN BERBUKA PUASA DENGAN KURMA</title>
		<link>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/rasulullah-shallallahu-%e2%80%98alaihi-wa-sallam-menganjurkan-berbuka-puasa-dengan-kurma/</link>
		<comments>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/rasulullah-shallallahu-%e2%80%98alaihi-wa-sallam-menganjurkan-berbuka-puasa-dengan-kurma/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 15:29:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakwandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[buka puasa kurma]]></category>
		<category><![CDATA[kurma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirkurma.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Abu Zubair Zaki Rakhmawan Sebagaimana hadits dari Anas bin Malik : “Rasulullah pernah berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat, kalau tidak ada ruthab, maka beliau memakan tamr (kurma kering) dan kalau tidak ada tamr, maka beliau meminum &#8230; <a href="http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/rasulullah-shallallahu-%e2%80%98alaihi-wa-sallam-menganjurkan-berbuka-puasa-dengan-kurma/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirkurma.wordpress.com&amp;blog=14493554&amp;post=7&amp;subd=grosirkurma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>Oleh<br />
Abu Zubair Zaki Rakhmawan</strong></p>
<p>Sebagaimana hadits dari Anas bin Malik : “Rasulullah pernah berbuka  puasa dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat, kalau tidak ada  ruthab, maka beliau memakan tamr (kurma kering) dan kalau tidak ada  tamr, maka beliau meminum air, seteguk demi seteguk” [1]</p>
<p>Hadits diatas mengandung beberapa pelajaran berharga, antara lain :  [2]<span id="more-7"></span></p>
<p>[1]. Dianjurkannya untuk bersegera dalam berbuka puasa.</p>
<p>[2]. Dianjurkannya untuk berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah),  apabila tidak ada maka boleh memakan tamr (kurma kering), jika tidak ada  pula maka minumlah air.</p>
<p>[3]. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka dengan beberapa  buah kurma sebelum melaksanakan shalat. Hal ini merupakan cara  pengaturan yang sangat teliti, karena puasa itu mengosongkan perut dari  makanan sehingga liver (hati) tidak mendapatkan suplai makanan dari  perut dan tidak dapat mengirimnya ke seluruh sel-sel tubuh. Padahal rasa  manis merupakan sesuatu yang sangat cepat meresap dan paling disukai  liver (hati) apalagi kalau dalam keadaan basah. Setelah itu, liver  (hati) pun memproses dan melumatnya serta mengirim zat yang  dihasilkannya ke seluruh anggota tubuh dan otak.</p>
<p>[4]. Air adalah pembersih bagi usus manusia dan itulah yang berlaku  alamiyah hingga saat ini.</p>
<p>Imam Ibnul Qayim rahimahullaah memberikan penjelasan tentang hadits  di atas, beliau berkata :</p>
<p>“Cara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbuka puasa dengan  kurma atau air, mengandung hikmah yang sangat mendalam sekali. Karena  saat berpuasa lambung kosong dari makanan apapun. Sehingga tidak ada  sesuatu yang amat sesuai dengan liver (hati) yang dapat di disuplai  langsung ke seluruh organ tubuh serta langsung menjadi energi, selain  kurma dan air. Karbohidrat yang ada dalam kurma lebih mudah sampai ke  liver (hati) dan lebih cocok dengan kondisi organ tersebut. Terutama  sekali kurma masak yang masih segar. Liver (hati) akan lebih mudah  menerimanya sehingga amat berguna bagi organ ini sekaligus juga dapat  langsung diproses menjadi energi. Kalau tidak ada kurma basah, kurma  kering pun baik, karena mempunyai kandungan unsur gula yang tinggi pula.  Bila tidak ada juga, cukup beberapa teguk air untuk mendinginkan  panasnya lambung akibat puasa sehingga dapat siap menerima makanan  sesudah itu” [3]</p>
<p>Dokter Ahmad Abdurrauf Hasyim dalam kitabnya Ramadhan wath Thibb  berkata :</p>
<p>“Dalam hadits tersebut terkandung hikmah yang agung secara kesehatan,  Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memilih mendahulukan kurma dan  air dari pada yang lainnya sedangkan kemungkinan untuk mengambil jenis  makanan yang lain sangat besar, namun karena ada bimbingan wahyu Ilahi  maka Rasulullah Shalalllahu ‘alaihi wa sallam memilih jenis makanan  kurma atau pun air sebagai yang terbaik bagi orang yang berpuasa. Maka,  yang sangat diperlukan bagi orang yang ingin berbuka puasa adalah  jenis-jenis makanan yang mengandung gula, zat cair yang mudah dicerna  oleh tubuh dan langsung cepat diserap oleh darah, lambung dan usus serta  air sebagai obat untuk menghilangkan dahaga.</p>
<p>Zat-zat yang mengandung gula yaitu glukosa dan fruktosa memerlukan  5-10 menit dapat terserap dalam usus manusia ketika dalam keadaan  kosong. Dan keadaan tersebut terjadi pada orang yang sedang berpuasa.  Jenis makanan yang kaya dengan kategori tersebut yang paling baik adalah  kurma khususnya ruthab (kurma basah) karena kaya akan unsur gula, yaitu  glukosa dan fruktosa yang mudah dicerna dan diserap oleh tubuh” [4]</p>
<p>Maka, urutan makanan yang terbaik bagi orang yang berbuka puasa  adalah ruthab (kurma basah), tamr (kurma kering) kemudian air, kalau itu  pun tidak ada, maka boleh menggunakan sirup atau air juice buah yang  mengandung unsur gula yang cukup, seperti air yang dicampur sedikit  madu, jeruk, lemon, dan sebagainya. [5]</p>
<p>Ustadz DR Anwar Mufti rahimahullaah berkata :</p>
<p>“Sesungguhnya usus menyerap air yang mengandung gula membutuhkan  waktu kurang lebih selama 5 menit, hal ini dapat cepat memperkuat tubuh  yang sedang lemah. Sedangkan orang yang berbuka puasa dengan langsung  makan dan minum yang kurang mengandung unsur gula, maka apa yang telah  disantapnya baru diserap oleh lambungnya selama 3-4 jam. Hal ini tidak  terjadi bagi orang yang berbuka puasa dengan mengkonsumsi kurma yang  banyak mengandung unsur gula karena proses penyerapannya dapat  berlangsung relative lebih cepat. [6]</p>
<p>Kurma lebih unggul dari makanan lain yang mengandung gula. Hal ini  juga didukung bukti, yaitu segelas air yang mengandung glukosa akan  diserap tubuh dalam waktu 20-30 menit, tetapi gula yang terkandung dalam  kurma baru habis terserap dalam tempo 45-60 menit. Maka, orang yang  makan cukup banyak kurma pada waktu sahur akan menjadi segar dan tahan  lapar, sebab bahan ini juga kaya dengan serat. [7]</p>
<p>[Disalin dengan sedikit penyesuaian dari buku Kupas Tuntas Khasiat  Kurma Berdasarkan Al-Qur’an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan  Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rahmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin  Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah – Bogor, Cetakan Pertama,  Dzul Hijjah 1426H]<br />
__________<br />
Foote Note<br />
[1]. HR Abu Dawud (no. 2356), Ad-Daruquthni (no. 240) dan Al-Hakim  (I/432 no. 1576). Dihasankan oleh Imam Al-Albani dalam Irwa-ul Ghalil fi  Takhrij Ahaadits Manaaris Sabiil IV/45 no. 922<br />
[2]. Disadur dari Taudhihul Ahkaam min Bulughil Maram oleh Al-Hafidzh  Ibnu Hajar Al-Asqalany yang disyarah oleh Syaikh Abdullah bin  Abdirrahman Al-Bassam (II/198 no. 459) cet. Daar ibnu Haitsam, th. 2004M<br />
[3]. Ath-Thibb An-Nabawy (hal. 309) oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah,  cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, th. 1418H<br />
[4]. Dimuat oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb  An-Nabawy (hal. 400)<br />
[5]. Catatan kaki yang terdapat dalam Shahih At-Thibb An-Nabawy fi  Dhau-il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 401) oleh  Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly, cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H<br />
[6]. Catatan kaki yang terdapat dalam Shahih At-Thibb An-Nabawy fi  Dhau-il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 401) oleh  Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly, cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H<br />
[7]. Sebagaimana penjelasan Dr David Conning, Direktur Jenderal British  Nutrition Foundation. Dinukil dari makalah kesehatan dari Pusat  Kesehatan Universitas Utara Malaysia yang diambil dari www.medic.uum.ed</p>
<p>—</p>
<p>Sumber : http://www.almanhaj.or.id/content/2227/slash/0</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirkurma.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirkurma.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirkurma.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirkurma.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirkurma.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirkurma.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirkurma.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirkurma.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirkurma.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirkurma.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirkurma.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirkurma.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirkurma.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirkurma.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirkurma.wordpress.com&amp;blog=14493554&amp;post=7&amp;subd=grosirkurma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/rasulullah-shallallahu-%e2%80%98alaihi-wa-sallam-menganjurkan-berbuka-puasa-dengan-kurma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50df1a34fe0a68d51be383a9809d1ff9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakwandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANFAAT BUAH KURMA MENURUT SUDUT PANDANG MEDIS MODERN</title>
		<link>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/manfaat-buah-kurma-menurut-sudut-pandang-medis-modern/</link>
		<comments>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/manfaat-buah-kurma-menurut-sudut-pandang-medis-modern/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 15:12:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakwandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Khasiat Kurma]]></category>
		<category><![CDATA[khasiat kurma]]></category>
		<category><![CDATA[kurma]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat kurma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirkurma.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Abu Zubair Zaki Rakhmawan Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan khabar Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan keutamaan kurma. [1]. Tamr (kurma kering) &#8230; <a href="http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/manfaat-buah-kurma-menurut-sudut-pandang-medis-modern/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirkurma.wordpress.com&amp;blog=14493554&amp;post=4&amp;subd=grosirkurma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>Oleh<br />
Abu Zubair Zaki Rakhmawan<br />
</strong><br />
Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma  ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan  khabar Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan  keutamaan kurma.</p>
<p>[1]. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan  dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung  serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan  rahim terutama ketika melahirkan.<span id="more-4"></span></p>
<p>Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah)  mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa  systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi).  Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk  memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma  mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur,  sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya.[1]</p>
<p>Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.</p>
<p>“Artinya : Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya  pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan,  minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia,  maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb  Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia  pun pada hari ini” [Maryam : 25-26]</p>
<p>Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin  Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi  perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah” [2]</p>
<p>Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal  Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini  secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu  sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal  ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan  bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama.  Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju  gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah  dippompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam  ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk  dicerna dengan cepat oleh tubuh” [3]</p>
<p>Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi. Oleh  karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang  akan melahirkan, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada  Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah  melahirkan). Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma matang  sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu  ibu. Kadar zat besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma dapat  menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat  besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi  pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling  berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.</p>
<p>[2]. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi  perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses  pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang  berikutnya [4]. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang  menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran.</p>
<p>Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu  ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.</p>
<p>[3]. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan  bayinya. [5]</p>
<p>[4]. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel  saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu,  para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi  hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi  kejiwaannya lebih baik.</p>
<p>[5]. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.</p>
<p>[6]. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan  mencegah dari ganguan jin.</p>
<p>[7]. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa.  Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air  merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah  melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula)  pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada  tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan  mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang  langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka.  Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat  menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap  makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena  kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.</p>
<p>[8]. Buah kurma dapat mencegah stroke</p>
<p>[9]. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi  asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik  untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan  sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang  timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.</p>
<p>[10]. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat  memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan,  pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi,  kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.</p>
<p>[11] Kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus gula-gula.  [6]</p>
<p>[Disalin dengan sedikit penyesuaian dari buku Kupas Tuntas Khasiat  Kurma Berdasarkan Al-Qur’an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan  Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rahmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin  Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah – Bogor, Cetakan Pertama,  Dzul Hijjah 1426H]<br />
__________<br />
Foote Note<br />
[1]. Perkataan Dokter Muhammad Kamal Abdul Aziz dalam kitabnya  Al-Ath’imah Al-Qur’aniyyah. Dicantumkan oleh Syaikh Salim bin Ied  Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif  Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah  Al-Furqaan, th. 1424H<br />
[2]. Tafsir Ibni Katsir (V/168), Tahqiq : Hani Al-Haj, cet. Al-Maktabah  At-Tauqifiyah, Mesir.<br />
[3]. Dinukil oleh Syaikh Salim bin Id Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb  An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah  (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H<br />
[4]. Catatan kaki yang terdapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi  Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet.  Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H<br />
[5]. Catatan kaki yang tedapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi  Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet.  Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H<br />
[6]. Ath-Thibb An-Nabawy (hal. 292) oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah,  cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, th. 1418H.</p>
<p>Sumber: http://www.almanhaj.or.id/content/2228/slash/0</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirkurma.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirkurma.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirkurma.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirkurma.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirkurma.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirkurma.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirkurma.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirkurma.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirkurma.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirkurma.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirkurma.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirkurma.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirkurma.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirkurma.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirkurma.wordpress.com&amp;blog=14493554&amp;post=4&amp;subd=grosirkurma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/manfaat-buah-kurma-menurut-sudut-pandang-medis-modern/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50df1a34fe0a68d51be383a9809d1ff9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakwandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/hello-world/</link>
		<comments>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 15:02:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakwandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirkurma.wordpress.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirkurma.wordpress.com&amp;blog=14493554&amp;post=1&amp;subd=grosirkurma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirkurma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirkurma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirkurma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirkurma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirkurma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirkurma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirkurma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirkurma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirkurma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirkurma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirkurma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirkurma.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirkurma.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirkurma.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirkurma.wordpress.com&amp;blog=14493554&amp;post=1&amp;subd=grosirkurma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirkurma.wordpress.com/2010/07/02/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50df1a34fe0a68d51be383a9809d1ff9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pakwandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
